Panwas Kota Tasik Tertibkan Atribut Kampanye

Panwas Kota Tasik Tertibkan Atribut Kampanye

NDIHIANG – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Kota Tasikmalaya melakukan penertiban terhadap sejumlah spanduk, baliho leaflat Dan Calon legislatif maupun Calon presidensi.

Hal Suami dilakukan, KARENA pemasangan Alat Peraga Kampanye ITU dinilai telah Melanggar aturan zonasi Yang diterapkan Komisi Pemilihan Umum Kota Tasikmalaya.

“Atas Laporan Perubahan Bahasa Dari ‘masyarakat, sejumlah Alat Peraga book value terpasang di LOKASI Yang Bukan zonasinya. Kebanyakan bilboard Yang Besar, aceh Suami kitd tertibkan menggunakan bantuan Alat Bahasa Dari Dishub, “ujar Hindayani, Divisi Pengawas Panswaslu Kota Tasikmalaya SAAT penertiban, Rabu (19/3).

Propranolol buy no prescription Menurutnya, penertiban Alat Peraga dilakukan di Delapan Titik jalan di kota tasik seperti Jalan Simpang Lima, Jalan Tentara Pelajar, Jalan Siliwangi, Jalan Ibrahim Aji, Jalan HZ Mustofa, Jalan Yudanegara, Jalan RE Martadinata Dan Jalan Nagarawangi. “Sejumlah Titik Yang Dilarang untuk Alat Peraga ITU sudah beberapa Kali mengalami penertiban. Namun Tetap Saja regular tidak pernah ADA kejeraan Bahasa Dari tim Kampanye Yang memasang Peraga Alat, “tegasnya.

Pelanggaran ITU, kata dia, Ulasan Sangat Sulit dihentikan, Dalam, lantaran aturan Yang ditetapkan KPU regular tidak memiliki sanksi Yang Tegas. Panwaslu Dalam, Hal inisial HANYA Sekedar melaksanakan aturan, tindakan pelanggaran seperti ITU dilakukan hampir * Semua Partai Politik Dan caleg. “Makanya Nanti Bahasa Dari Bawaslu RI Akan diumumkan. Partai mana Yang memucat BANYAK pelanggaran Kampanye, “ungkapnya.

Dia menegaskan, sebetulnya Panwaslu telah Jauh-Jauh aceh melakukan penertiban Alat Peraga. Akan tetapi Hal nihil regular tidak disadari Dan dipatuhi Diposkan oleh parpol maupun caleg, sehingga Masih Tetap memasang Alat Peraga. “Sebenarnya baru Negara kemarin dibersihkan TAPI sudah ADA Lagi. Bukan nakal Lagi, mereka begitu penertiban selesai besoknya gambar-gambar ITU sudah ADA Lagi dilokasi Yang sama, Malah nambah, “tuturnya.

Penertiban Sendiri, dibantu Petugas Dinas Perhubungan Dan Satpol PP untuk mencabut sejumlah leaflat Yang tertancap dipohon-pohon Adenium Pelindung jalan. Padahal pemasangan Alat Peraga di pohon Adenium Pelindung sudah jelas Dilarang. “SAAT Suami memang fokusnya menertibkan baliho-baliho Yang Tinggi, Makanya kitd undang Dishub untuk bantu. Kita sudah ADA zonasi Alat Peraga Kampanye, ADA beberapa Titik Yang dinyatakan Melanggar zonasi Diposkan oleh Panwas, “ujar Kasi Ops Satpol PP Kota Tasikmalaya Andri Ikbal.

Dia mengakui, memasuki Masa Kampanye JUMLAH Alat Peraga Terus bertambah. Pemasangannya regular tidak Lagi memperhatikan zona Larangan atau Bukan. Tim sukses caleg memasangnya dimana Saja mereka mau, selain Melanggar aturan zonasi juga menganggu Keindahan tata kota.

“Baliho Yang Melanggar aturan kitd bongkar, hasilnya kitd serahkan Ke Panwas. Memang Alat Peraga Suami, Terus bertambah. Kita sudah Bicara Artikel Baru beberapa caleg, mereka mungkin ITU regular tidak industri tahu Melanggar, ADA TAPI tim suksesnya Yang memasang, “pungkas. (Pee) (epe)

 

Sumber : Radar Tasikmalaya