KETERBATASAN BUKAN HALANGAN UNTUK TIDAK MEMILIH

KETERBATASAN BUKAN HALANGAN UNTUK TIDAK MEMILIH

KPU(Tasikmalaya). Sosialisasi mengenai Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat tahun 2018 harus menyentuh seluruh aspek masyarakat. Kelompok disabilitas pun menjadi sasaran bagi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tasikmalaya mengadakan sosialisasi mengenai pemilihan tersebut.

Bertempat di Rumah makan Baraya Sunda, 50 orang yang berasal dari Gerkatin (Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia), Pertuni (Persatuan Tunanetra Indonesia) dan siswa-siswi yang berasal dari sejumlah SLB (Sekolah Luar Biasa) di Kota Tasikmalaya beserta pendampingnya hadir dalam kegiatan sosialisasi ini.

Berbeda dengan sosialisasi sebelumnya, pada kegiatan ini peserta dibagi menjadi 2 kelompok. Peserta dibagi berdasarkan kebutuhannya. Peserta tunanetra dikelompokkan dengan tunagrahita, sedangkan kelompok lainnya yaitu berasal dari kelompok tunarungu dan tunawicara. Untuk sosialisasi kepada kelompok tunarungu dan tunawicara, KPU Kota Tasikmalaya dibantu oleh Ibu Pipih Suparmi sebagai pengisyarat yang menerjemahkan materi yang disampaikan oleh pihak KPU Kota Tasikmalaya. Pada kelompok tunanetra dan tunagrahita, Ibu Hotum Hotimah, Komisioner KPU Kota Tasikmalaya memaparkan pentingnya memilih, arti demokrasi, bahaya money politic dan aspek aspek teknis terkait pilgub Jabar tahun 2018 seperti informasi mengenai pasangan calon, waktu pencoblosan dsb.

Kegiatan dilanjutkan dengan simulasi pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat. Simulasi ini sangat penting terutama bagi pemililih pemula yang berasal dari kelompok disabilitas. Dengan bantuan template yang bertuliskan huruf braille, penyandang tunanetra dapat mengenali surat suara yang akan digunakan pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat Tahun 2018. Plendil order

Linggar Dwi

See all posts